BisnisTanpaRibet.com memberikan informasi mengenai Bisnis Waralaba Coffee Shop di Tengah Tren Coffee Culture Indonesia. Dalam satu dekade terakhir, coffee culture atau budaya ngopi di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat. Kedai kopi tidak lagi sekadar tempat minum kopi, melainkan juga ruang berkumpul, bekerja, hingga gaya hidup masyarakat urban. Data Asosiasi Kopi Indonesia mencatat, konsumsi kopi dalam negeri meningkat rata-rata 8–10% per tahun, seiring berkembangnya tren ini.
Bersamaan dengan itu, muncul peluang besar bagi pengusaha, khususnya lewat bisnis waralaba coffee shop.
Mengapa Waralaba Coffee Shop Menarik?
- Brand Sudah Dikenal
Memulai usaha dengan merek yang sudah populer akan lebih mudah menarik konsumen dibanding membangun brand baru dari nol. - Sistem Bisnis Teruji
Franchise biasanya menawarkan SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas, mulai dari bahan baku, resep, hingga manajemen operasional. - Pasar yang Terus Tumbuh
Budaya ngopi kini menjangkau semua kalangan, dari pelajar, pekerja, hingga komunitas kreatif. - Dukungan Manajemen Pusat
Pemilik waralaba biasanya memberikan pelatihan, marketing support, hingga supply bahan baku, sehingga memudahkan mitra.
Estimasi Modal Waralaba Coffee Shop
Modal bergantung pada brand dan konsep yang dipilih. Secara umum:
- Coffee shop kecil / booth: mulai Rp50 juta – Rp150 juta
- Coffee shop skala menengah: Rp200 juta – Rp500 juta
- Coffee shop premium: bisa mencapai Rp1 miliar ke atas
Biaya tersebut biasanya sudah termasuk lisensi, peralatan, bahan baku awal, hingga desain outlet.
Contoh Waralaba Coffee Shop Populer di Indonesia
Berikut beberapa merek yang cukup populer dan bisa dipertimbangkan:
1. Kopi Kenangan
Konsep: Grab-and-go dengan menu kopi kekinian.
Estimasi modal: Rp200 juta – Rp400 juta.
2. Janji Jiwa
Konsep: Coffee to go, harga terjangkau, menyasar anak muda.
Estimasi modal: Rp150 juta – Rp250 juta.
3. Kopi Soe
Konsep: Kopi susu kekinian dengan cita rasa Nusantara.
Estimasi modal: Rp120 juta – Rp200 juta.
4. Fore Coffee
Konsep: Modern coffee shop dengan aplikasi pemesanan digital.
Estimasi modal: Rp250 juta – Rp500 juta.
5. Excelso
Konsep: Coffee shop premium dengan menu internasional.
Estimasi modal: Rp500 juta – Rp1 miliar.
6. Maxx Coffee
Konsep: Premium coffee shop ala Starbucks versi lokal.
Estimasi modal: Di atas Rp1 miliar.
Tips Sukses Menjalankan Waralaba Coffee Shop
- Pilih Lokasi Strategis
Dekat kampus, perkantoran, atau pusat keramaian. - Perhatikan Tren Menu
Sajikan varian kopi kekinian seperti latte, manual brew, hingga non-coffee seperti matcha atau cokelat. - Ciptakan Suasana Nyaman
Interior instagramable menjadi nilai tambah yang menarik generasi muda. - Manfaatkan Digital Marketing
Promosi lewat Instagram, TikTok, dan layanan pesan antar online dapat memperluas jangkauan pasar. - Kelola Keuangan dengan Baik
Jangan hanya bergantung pada omzet tinggi, pastikan arus kas stabil.
Potensi Ke Depan
Dengan meningkatnya konsumsi kopi di Indonesia serta gaya hidup masyarakat yang menjadikan coffee shop sebagai bagian dari keseharian, bisnis waralaba ini diprediksi terus berkembang. Bagi calon pengusaha, memilih franchise kopi yang tepat dapat menjadi langkah strategis untuk meraih keuntungan jangka panjang.

