
BisnisTanpaRibet.com kali ini membahas tentang Cara Mengukur Keberhasilan Kampanye Email Marketing (Open Rate, CTR, ROI). Email marketing adalah salah satu strategi digital marketing yang paling hemat biaya namun tetap efektif untuk menjalin hubungan dengan pelanggan. Namun, keberhasilan kampanye email tidak bisa hanya diukur dari jumlah email yang terkirim. Kita perlu melihat metrik penting seperti Open Rate, Click-Through Rate (CTR), dan Return on Investment (ROI).
1. Open Rate (Tingkat Membuka Email)
Open Rate adalah persentase penerima email yang membuka email dari jumlah email yang berhasil terkirim.
Rumus:
Open Rate = (Jumlah email dibuka ÷ Jumlah email terkirim) × 100%
Contoh perhitungan:
- Jumlah email terkirim: 1.000
- Jumlah email dibuka: 300
Maka:
Open Rate = (300 ÷ 1.000) × 100% = 30%
Artinya: 30% penerima tertarik membuka email Anda.
Tips meningkatkan open rate:
- Gunakan subject line singkat, menarik, dan personal.
- Kirim email di jam produktif (misalnya pagi hari).
- Lakukan A/B testing untuk menemukan judul terbaik.
2. Click-Through Rate (CTR)
CTR menunjukkan persentase penerima email yang mengklik link di dalam email.
Rumus:
CTR = (Jumlah klik ÷ Jumlah email dibuka) × 100%
Contoh perhitungan:
- Jumlah email dibuka: 300
- Jumlah klik link: 60
Maka:
CTR = (60 ÷ 300) × 100% = 20%
Artinya: 20% orang yang membuka email melakukan interaksi lebih lanjut.
Tips meningkatkan CTR:
- Gunakan tombol Call to Action (CTA) yang jelas.
- Sisipkan gambar atau visual pendukung.
- Buat isi email singkat, padat, dan relevan.
3. Return on Investment (ROI)
ROI adalah ukuran keuntungan bersih dibanding biaya kampanye email marketing.
Rumus:
ROI = ((Pendapatan – Biaya Kampanye) ÷ Biaya Kampanye) × 100%
Contoh perhitungan:
- Biaya kampanye: Rp1.000.000
- Pendapatan dari email: Rp5.000.000
Maka:
ROI = ((5.000.000 – 1.000.000) ÷ 1.000.000) × 100% = 400%
Artinya: Setiap Rp1.000.000 yang Anda keluarkan menghasilkan Rp4.000.000 keuntungan bersih.
Tips meningkatkan ROI:
- Lakukan segmentasi audiens agar email lebih tepat sasaran.
- Gunakan otomatisasi (automation) untuk follow-up.
- Analisis open rate & CTR untuk memperbaiki konten.
FAQ Seputar Email Marketing
- Berapa open rate email marketing yang dianggap bagus?
Rata-rata open rate yang baik berkisar antara 20%–30%, tergantung industri. Jika open rate Anda di atas angka ini, artinya kampanye berjalan efektif. - Apa penyebab CTR email rendah?
CTR rendah biasanya karena isi email kurang menarik, CTA tidak jelas, atau link yang diberikan tidak relevan dengan kebutuhan audiens. - Apakah email marketing masih efektif di tahun ini?
Ya, email marketing tetap efektif karena sifatnya personal, murah, dan mampu memberikan ROI yang tinggi dibanding channel pemasaran lain. - Bagaimana cara meningkatkan ROI email marketing?
Gunakan segmentasi, personalisasi, dan automation untuk mengirim email yang lebih relevan serta tepat waktu.
Kesimpulan
Mengukur keberhasilan email marketing tidak cukup hanya dengan jumlah email terkirim. Anda perlu memantau tiga metrik utama:
- Open Rate → untuk melihat seberapa banyak email dibuka.
- CTR → untuk mengukur interaksi penerima.
- ROI → untuk menghitung keuntungan kampanye.
Dengan memahami dan mengoptimalkan ketiga indikator ini, bisnis Anda bisa menjadikan email marketing sebagai salah satu channel pemasaran paling menguntungkan.

